Oleh: desaakhirat | 31/01/2013

EMPAT TALI KEIMANAN

Assalamu alaikum Wr Wb
Alhamdulillah, kita diberi hidayah oleh Alloh,sehingga saat ini kita didalam keimanan.

Firman Alloh :
“Wakuntum ala safa khufrotim minannar.fa-an kodhakum minha”

Artinya:
“Dulu(sebelum mendapat hidayah) kalian ada dipinggirnya neraka, maka aku menyelamatkan pada kalian( dengan menjadi orang iman)”

Dengan mendapatkan hidayah ini,berarti kita dijadikan Alloh sebagai calon ahli Surga.

Sehingga kita harus menjaga hidayah ini, jangan sampai terlepas dari kita.
Kalau kita berhasil menjaga keimanan ini sampai kita kelak mati, maka wajib bagi kita masuk Surga.
Berdasarkan firman Alloh di Almu’min:10-11

“Ulaika humul warisun.alladhina yarisunal firdaus..”

Artinya:
“Mereka orang-orang iman adalah orang-orang yang akan mewarisi Surga Firdaus”

Sebaliknya barang siapa yang tidak bisa menjaga keimananya,terpengaruh oleh kehidupan dunia nya,sehingga keluar dari keimanan,maka seperti firman Alloh di Albaqoroh:217

“Wamay yartadid minkum an dinihi fayamut wahuwa kafirun.faulaika khabitot a’maluhum fiddun-ya wal akhiroti .waulaika askhabunnari.hum fiha kholidun”

Artinya:
“Barang siapa yang murtad(keluar) dari agama islam,kemudian mati,maka matinya mati kafir. hangus semua amal ibadah mereka didunia dan akhirat. Mereka penghuni neraka,kekal didalamnya”

Untuk menjaga agar hidayah ini tetap dalam diri kita,maka kita harus membentengi keimanan kita ini.agar tidak lepas,maka harus kita ikat erat-erat dengan EMPAT TALI KEIMANAN yaitu:

1.Bersukur
2.Mengagungkan
3.Mempersungguh
4.Berdoa

Mari kita rinci satu- persatu:

1.BERSUKUR

Dengan diberinya hidayah oleh Alloh kepada kita yang berupa keimanan ini,berarti kita dicalonkan oleh Alloh menjadi Calon Ahli Surga.
Bayangkan saja, kita dicalonkan sebagai calon walikota saja kita sudah bangga dan senang setengah mati.
Apalagi Calon Ahli Surga!

Ini harus kita sukuri.
Firma Alloh di Ibrahim
“Lain sakartum la-azidannakum.walain kafartum inna adhabi lasadid”

Artinya:
“Jika kalian bersukur, maka Aku akan menambah.tapi jika kamu tidak sukur,sesungguhnya seksaKu sangat pedih”

Firman Alloh di Azzumar

“Wain taskuru yardohu lakum”

Artinya:
“Jika kamu bersukur,maka Alloh senang pada kalian”

Jadi, segala pemberian Alloh,baik kesehatan,umur panjang,rezeki apa saja,semua kita sukuri.
Kita dikaruniai putra-putri yang lincah juga kita sukuri.
Terlebi-lebih kita diberi hidayah ,keimanan harus kita sukuri.
Kita sukur pada Alloh, lalu pada Rosululloh SAW,juga para perantara-perantara agama yang telah menyebarkan Agama Islam yang hak ini dari mekah -madina sehingga sampai kepada kita yang di indonesia ini, semuanya harus kita sukuri.

Wujud sukur kita pada Alloh selain dengan banyak-banyak membaca ALHAMDULILLAH juga dengan semakin mendekat kepada Alloh,semakin meningkatkan amalan kita ,ibadah kita kepada Alloh.

Untuk selanjutnya kita juga harus bersukur kepada orang-orang yang menjadi perantara hidayah,orang-orang yang membawa agama hak ini sehingga sampai kepada kita.
seperti yang disabdakan Rosululloh SAW di Abu Dawud:
“Layaskurulloha malla yaskurunnas”

Artinya:
“Orang yang tidak bersukur pada manusia,berarti sama dengan tidak bersukur pada Alloh”

2.MENGAGUNGKAN

Tali keimanan yang ke 2 adalah kita harus mengagungkan, menghormati, menghargai para syairulloh, syairnya Alloh, para pejuang yang menyebarkan Agama Alloh,para Ulama-ulama,mubaligh,mubalighot,para penyampai agama beserta kitab-kitabnya, alquran dan Hadisnya…dan seterusnya…

Arti mengagungkan yaitu kita tidak menghina,meremehkan pada para ulama.tapi justru senang,menghargai dan menghormati mereka.
Dengan begitu,kita bisa dekat dengan mereka dan otomatis bergaul dengan mereka,sehingga mendorong kita belajar kepada mereka tentang amal dan ibadah,sehingga kita terjaga dari pengaruh-pengaruh negatif ,godaan-godaan dunia.

Sabda Rosululloh SAW di Tobrani:

“Assultonu dhillullohi fil ardi.faman akromahu akromahulloh.waman ahanahu ahanahulloh”

Artinya:
“Imam(pemimpin-pemimpin agama Islam) adalah naungannya Alloh di bumi.
Barang siapa yang memulyakan Imam,maka Alloh memulyakan padanya.barang siapa yang menghina Imam, maka Alloh akan menghina pada orang itu”

Disamping itu kita juga harus mengagungkan pada kitab-kitab agama Islam ,yaitu Alquran dan hadis.
Maksudnya adalah kita pelajari isinya dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Perhatikan dalil dibawah ini:
“Alquranu safiun musafaun wamakhilun musoddaqun.man ja-alahu amamahu qodahu ilal jannah.waman ja-alahu kholfahu saqohu ilannar”

Artinya:
“Sesungguhnya Alquran adalah pemberi safaat(pertolongan) dan diberi ijin untuk memberi safaat.barang siapa menjadikan Alquran didepannya( getol membaca dan mengamalkan isinya) maka Alquran akan menuntun dia ke Surga. Barang siapa menjadikan Alquran dibelakangnya (tidak membaca dan mengamalkannya) maka Alquran akan menariknya ke Neraka”

Jadi maksudnya mengagungkan Alquran itu bukan hanya sekedar punya Alquran yang mahal harganya lalu disimpan dilemari jati ukir yang indah,tapi tidak pernah membacany !

3.MEMPERSUNGGUH

Mempersungguh maksudnya: menjalankan ibadah dengan sungguh-sungguh. Belajar ilmu,mengaji ilmu lalu mengamalkan ilmu Alquran dan Hadis dengan sungguh-sungguh seperti yang praktekkan Rosululloh SAW dan para Sohabat,dan para muslim hebat lainnya.

Perhatikan dalil-dalil dibawah ini:

*sabda Rosululloh SAW di Nasai

“Khurrimat ainun alannari sahirot fisabilillah”

Artinya:
“Mata yang dipakai melek/terus terjaga fisabilillah akan diharomkan masuk neraka”

Fisabilillah itu termasuk mencari ilmu agama.
” Man khoroja fi tolabul ilmi fahuwa fi sabilillah khatta yarjiah”

Artinya:
“Barang siapa yang keluar rumah untuk mencari ilmu agama, maka disamakan dengan fisabilillah sampai dia pulang kerumah”

“Waman jahada fainnama yujahidu linafsih”

Artiinya:
“Barang siapa yang mempersungguh,maka akan bermanfaat bagi dirinya sendiri”

4.BERDOA

Tali yang ke 4 untuk mengikat keimanan agar tidak lepas adalah dengan memperbanyak doa disegala kesempatan.

Rosululloh sendiri yang sudah dijamin Alloh masuk Surga,masih selalu mengepolkan doa disegala kesempatan.
Ada sebuah doa yang tidak pernah dilupakan untuk selalu dipanjatkan oleh Rosululloh SAW ,yaitu:
“Ya muqollibal qulub.sabbit kolbii ala dinik”
Artinya:
“Ya Alloh yang membolak-balikan hati.tetapkanlah hati kami didalam agamamu”

*sabda Rosululloh SAW :

“Adduau mukhul ibadah”

Artinya:
“Doa itu otak nya ibadah”

* Rosululloh SAW bersabda :

“Adduaui silakhul mu’min waimaduddin wanurussamawati wal-ard”

Artinya:
“Doa itu pedangnya orang iman,tiangnya agama,dan cahayanya langit dan bumi”

*firman Alloh di Almu’min :60

“Ud’uni astajib lakum”

Artinya:
“Berdoalah padaku, niscaya akan kukabulkan”

jadi,kita harus merawat keimanan kita,mengikat keimanan kita dengan selalu berdoa pada Alloh agar kita selalu dijaga dari pengaruh-pengaruh negatif setan,iblis dan balatentaranya yang selalu tak henti-hentinya menggoda manusia agar murtad dari jalan Alloh.

Insaalloh itulah 4 tali keimanan yang harus kita amalkan agar hidayah atau keimanan kita selalu tumbuh subur di dalam hati kita.
Agar hidayah atau keimanan kita ini tidak lepas ditengah jalan menuju Surga yang kita cita-citakan.
Amiiin.

Insaalloh cukup sekian, kurang lebihnya kami mohon maaf .

Alhamdulillah jazakumullohu khoiro

Wassalamualaikum Wr Wb

Muslim Alfarizy

Konsultasi agama gratis
Sms 087875806619
Insaalloh dibalas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: