Oleh: desaakhirat | 22/04/2013

SHOLAT/SHOLAT 5 WAKTU/SHOLAT FARDU

Assalamu alaikum Wr Wb

Sholat yang wajib dikerjakan bagi setiap muslim adalah Sholat 5 waktu,yaitu:
Sholat Subuh,duhur,asar,magrib dan isa’

Yang namanya Sholat Wajib adalah wajib dikerjakan. Tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apapun juga.
Meskipun serepot apapun kita,sesibuk apapun kita,kalau waktunya sholat sudah datang, maka kita harus menyempatkan untuk meninggalkan urusan dunia demi menghadap pada Alloh.

Hal itu dicontohkan oleh Rosululloh SAW, meskipun Beliau sibuk berperang dengan orang-orang kafir, jika waktu sholat datang,maka Beliaumengerjakan sholat secara bergantian dengan para sohabat-sohabatnya. Bahkan tidak jarang beliau mengerjakan sholat diatas Onta nya yang berjalan.

Bahkan saat beliau sakit, beliau sholat sambil duduk,bahkan sambil berbaring.

1.Rosululloh SAW bersabda:
“Kerjakanlah sholat itu semampumu.jika kamu tidak kuat berdiri,maka sholatlah sambil duduk.jika tidak kuat duduk,maka sholatlah dengan berbaring.jika tidak kuat lagi,maka sholatlah dengan isyarat kedipan mata”

2.Firman Alloh:
“Wa aqimussolata wa atuzzakata warkau ma-ar roki-in”

Artinya:
“Menetapilah pada sholat, mendatangkanlah pada zakat dan rukuklah(sholat) kamu bersama orang yang rukuk”

3.Di HR.Abu Dawud,Rosululloh SAW bersabda:

“Kolallohu ta ala: inni farodtu ala ummatika khomsa solawatin wa-ahid tu indi ahdan annahu man ja-a yukhafidhu alaihinna liwaq’tihinna ad’kholtuhul jannata.wamallam yukhafidh alaihinna fala ahda lahu indi”

Artinya:
“Alloh berfirman: sesungguhnya Aku mewajibkan kepada umat mu(muhamad) sholat 5 waktu. Dan Aku (Alloh) menjanjikan sebuah janji yaitu: barang siapa yang menjaga sholat 5 waktu pada waktunya, maka akan Aku masukkan ke Surga. Dan barang siapa yang tidak menjaga sholat 5 waktu, maka tidak ada janji Surga untuknya”

4.Di dalam HR.Abu Dawud(hadis Qudsi),Rosululloh SAW bersabda:

“Assolatassolah fainnaha imaduddin.man khafidhoha faqod’ khafidho dinahu.waman doyya-aha fahuwa lima siwaha-ad yau”

Artinya:
“Menetapilah pada sholat 5 waktu.sesungguhnya sholat adalah tiangnya agama. Barang siapa yang menjaga sholat 5 waktu, maka berarti dia menjaga pada agamanya. Barang siapa yang menyia-nyiakan sholat(tidak menjaga) maka pasti pada selain sholat dia akan lebih menyia-nyiakannya(lebih tidak menjaga)”

5.Di HR.Tirmidhi ,Rosululloh SAW bersabda

“Inna awwala ma yukhasabu bihil ab’du yaumal qiyamati solatuhu”

Artinya:
“Sesungguhnya yang pertama kali dihisab(diperhitungkan) dari hamba pada hari qiyamat adalah sholatnya”

6.Di HR.Nasai,Rosululloh SAW bersabda:

“Innal ahdalladhi bainana wabainahum assolah. Faman tarokaha faqod’ kafar”

Artinya:
“Sesungguhnya janji yang membedakan antara kita(orang iman) dan mereka(orang kafir) adalah sholat. Barang siapa yang meninggalkan sholat, maka sungguh telah kafir”

7.Firman Alloh di Albaqoroh:238

“Khafidhu alassolawati wassolatil wusto. Wakumu lillahi qonitin”

Artinya:
“Jagalah kewajiban sholat 5 waktu dan sholat yang tengah(asar). Dan dirikanlah sholat karena Alloh dengan tunduk (khusuk)”

KESIMPULAN

Dapatlah kita simpulkan bahwa orang yang mengaku Islam berarti dia berkewajiban untuk mengerjakan sholat 5 waktu.
Serepot apapun dan sesibuk apapun kita, tetap saja kita berusaha menjaga sholat 5 waktu.
Karena besok di hari qiyamat, sholat adalah yang pertama di periksa(di hisab) oleh Alloh.
Kalau sholat kita bagus, maka amal kita yang lain pastilah bagus.
Kalau sholat kita jelek, apalagi bolong-bolong, maka pastilah amal kita yang lainnya juga lebih lebih jelek lagi.

Sholat lah yang menjadi pembeda antara orang iman dan orang kafir.
Kalau menjaga sholatnya,berarti orang iman.
Kalau tidak mengerjakan sholat 5 waktu, berarti bisa disebut orang kafir.

Maka, marilah kita mentertibkan sholat 5 waktu kita.
Mulai dari waktunya sholat sampai pada praktek sholat itu sendiri, termasuk gerakan-gerakan sholat.
Termasuk pula bacaan Alfatihah dan surat-surat Alquran yang dibaca saat sholat.
Termasuk pula doa-doa pada setiap gerakan sholat.
Sudahkah semua nya sesuai dengan ilmu Alquran dan Hadis?
Sudahkah sholat kita sama persis dengan yang dikerjakan oleh Rosululloh SAW?

Sudahkah kita mengkoreksi sholat kita dan mencocokkannya dengan sholat Rosul yang ada di Hadis???

Karena,Alloh sudah mewanti-wanti kita dalam Firman Nya di surat Bani Isroil:36

“Wala taq’fu ma laisa laka bihi ilmun”

Artinya:
“Janganlah mengamalkan amalan yang engkau tidak ketahui ilmunya”

Dimanakah ilmunya sholat?

Tentu saja di Hadis.

Sesuai dengan sabda Rosululloh SAW di Hadis Abu Dawud:
“Al ilmu salasatun wama siwa dhalika fahuwa fadlun.ayatun muhkamatun,au sunnatun qoimatun au faridotun adillatun”

Artinya:
“Ilmu itu ada 3. Selain nya adalah tambahan. Yaitu ayat yang dijadikan hukum (Alquran),sunnah yang tegak (Hadis), dan ilmu waris yg adil (yang ada di Alquran dan Hadis”

Maka marilah kita belajar Alquran dan Hadis mulai sekarang !

Mari kita perhatikan sabda Rosululloh SAW menjelang beliau wafat di Muwatok Imam Malik:

“Taroktu fikum amroini lan tadillu matamassaktum bihima kitabillahi wasunnati nabiyyih”

Artinya:
“Aku tinggalkan ditengah-tengah kamu dua perkara yang mana kamu TIDAK AKAN TERSESAT selama kamu berpegang teguh pada dua perkara tersebut,yaitu kitab Alloh Alquran dan sunnah Nabi Al Hadis”

Insaalloh cukup sekian,kurang lebihnya kami minta maaf(kami menulis pakai HP)

Alhamdilillah jazakumullohu khoiro
Wassalamu alaikum Wr Wb
Ustadz Muslim Alfarizi

Konsultasi Alquran dan Hadis gratis
Sms 087875806619
Insaalloh dibalas(mohon sabar antri)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: