Oleh: desaakhirat | 25/04/2013

ALAM KUBUR/SIKSA KUBUR

Assalamualaikum Wr Wb

Sesungguhnya setiap manusia akan mengalami kehidupan di empat alam:

1.Alam rahim
2.Alam dunia
3.Alam kubur
4.Alam akhirat

Jika seseorang meninggal dunia, maka bersiaplah dia untuk memasuki ALAM KUBUR atau ALAM BARZAH

Sehebat apapun dia
Sesakti apapun dia
Sekuat apapun dia
Sekaya apapun dia
Setinggi apapun pangkat dia
Sepopuler apapun dia
Seganteng apapun dia
Secantik apapun dia

Dia pasti akan menjumpai MATI
Sebagaimana dalilnya:

1#”Kullu nafsin dhaikotul maut”
Artinya:
“Setiap nyawa pasti akan mati”
Dia kelak pasti akan menjumpai ALAM KUBUR.

2#”ainama takunu yud’rik kumul mautu walau kuntum fi burujim musayyadah”

Artinya:
“Dimanapun engkau berada,mati akan datang juga,meskipun engkau sembunyi di benteng yang kuat”

3#”faidha ja-a ajaluhum layasta’khiruna sa-atan wala yas taq’dimun”

Artinya:
“Maka ketika ajal/mati itu datang,maka tidak akan bisa dimundurkan maupun dimajukan sedikitpun”

Begitu orang mati,maka bersiaplah dia untuk diantarkan ketempat peristirahatan terahir.

Keluarga,anak istri tercinta,saudara-saudara,teman dan para handai taulan,semua dia tinggalkan.
Begitu juga dengan rumah dan mobil mewahnya serta semua harta bendanya,
termasuk uang tabungannya di bank yang bermilyar-milyar.

Maka dia diantarkan ke kuburan hanya dengan berbalut kain kafan.

Maka, setelah tujuh langkah para pengantarnya meninggalkan dia, datanglah para Malaikat di dalam alam kuburnya.

Maka benarlah syair sebuah lagi islami:

Saat waktu telah berhenti
Saat maut menjemput nya
Maka hanya sepi dan amal
Yang setia menemani nya

Mari kita perhatikan dalil-dalil dibawah ini:

4.Sabda Rosululloh SAW di HR.Tirmidhi:

“Sesungguhnya liang kubur adalah awal perjalanan akhirat.jika seseorang selamat dari siksanya,maka selanjutnya akan lebih selamat lagi. Namun jika dia tidak selamat dari siksa,maka siksa selanjutnya(di akhirat) akan lebih kejam”

5.Firman Alloh di Almuminun:100

“Saat kematian datang pada seseorang (yang beramal jelek),dia berkata: ya tuhanku kembalikanlah aku kedunia, agar aku bisa beramal yang baik. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu hanya perkataannya/ harapannya saja. Dan dihadapannya ada pembatas, hingga mereka dibangkitkan”

6.Seseorang yang tidak pernah beramal baik berkata pada keluarganya:
“Apabila dia meninggal dunia maka bakarlah dia,lalu tumbuk tulangnya sehalus-halusnya,kemudian sebarkan saat angin bertiup kencang, sebagian didaratan sebagian di lautan. Maka Alloh memerintahkan pada lautan dan daratan untuk mengumpulkan abunya yang terdapat didalamnya. Maka tiba-tiba dia berdiri tegak ”

Jadi,tidak mungkin orang menghindar dari pertanggungjawaban di alam kubur.
Usaha apapun dia, tetap saja dia kelak akan menghadapi “session interogasi” oleh para Malaikat.

Maka, selagi kita masih segar bugar
Selagi kita masih ada umur
Mari kita koreksi diri kita
Sudah siapkah kita menghadapi alam kubur kelak?

Sabda Rosululloh SAW:
“Al kayyisu man dana nafsahu wa amila lima ba’dal mauti ”

Artinya:
“Orang yang pintar adalah orang yang selalu mengkoreksi dirinya dan beramal untuk persiapan setelah mati”

Maka marilah kita menjadi orang cerdas !

Maka mari kita mengamalkan segala perintah dan menjauhi segala larangan Alloh dan RosulNya yang termaktub dalam kitab Alquran dan Hadis.

Bagaimana cara kita mengetahui larangan dan perintah Alloh dan RosulNya?

Tentu saja dengan cara MENGAJI atau Mempelajari Alquran dan Hadis.
Dengan menguasai ilmu Alquran dan Hadis, berarti kita sudah memberi nyawa pada islam kita dan memberi tiang pada iman kita.
sesuai dengan sabda Rosululloh SAW:

“Al ilmu khayatul islam waimadul iman”

Artinya:
“Ilmu adalah nyawanya islam dan tiangnya iman”

Sebaliknya, kalau kita tidak punya ilmu,maka berarti:
islam kita tidak bernyawa =mati
dan iman kita tiada bertiang=ambruk

Rosululloh SAW bersabda di HR.Abu Dawud:

“Al ilmu salasatun wama siwa dhalika fahuwa fadlun.ayatun muhkamatun,au sunnatun qoimatun au faridotun adilatun”

Artinya:
“Ilmu itu ada tiga. selainnya adalah lebihan(boleh dipelajari boleh tidah) yaitu:ayat yg menghukumi (Alquran),sunnah yang tegak(Hadis) dan ilmu waris yg adil(tercantum di Alquran dan Hadis)”

Jadi jelaslah,hanya Alquran dan Hadis yang harus kita pelajari dan kita amalkan.

Dengan mengaji dan mengamalkan isi Alquran dan Hadis, maka kita akan selamat di Alam kubur dan alam Akhirat nanti.
Sesuai dengan sabda Rosululloh SAW di Muwatok Imam Malik:

“Taroktu fikum amroini lan tadillu matamassaktum bihima kitabillahi wasunnati nabiyyih”

Artinya:
“Aku (Nabi) meninggalkan kepada kalian pada dua perkara. Kalian tidak akan tersesat selagi berpegang pada dua perkara tersebut,yaitu kitabillah Alquran dan sunnah Nabi- Hadis”

Insaalloh cukup sekian
Kurang lebihnya mohon maaf

Alhamdulillah jazakumullohu khoiro
Wassalamu alaikum Wr Wb
Ustadz Muslim Alfarizi

Konsultasi Alquran dan Hadis
Sms 087875806619
Insaalloh dibalas(mohon sabar antri)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: