Oleh: desaakhirat | 29/04/2013

PERJALANAN AKHIRAT

Assalamu alaikum Wr Wb

PERJALANAN AKHIRAT pasti akan dialami oleh satu-satunya manusia.
Ini adalah TOUR atau JOURNEY yang tidak bisa ditolak. Perjalanan ini GRATIS !

Berdasarkan pendalaman dari Alquran dan Hadis, ada enam tahapan atau stasiun di Perjalanan Akhirat ini.

1.ALAM KUBUR
2.ALAM PEMBALASAN(YAUMUDDIN atau kiamat ke 2)

3.YAUMUL MAKSAR (Hari dikumpulkan)
4.YAUMUL HISAB
5.JEMBATAN DIATAS NERAKA JAHANAM
6.KE SURGA ATAU NERAKA

Mari kita bahas satu-persatu secara singkat:

1.ALAM KUBUR

Begitu seseorang meninggal dunia,maka bersiaplah dia untuk memasuki Alam Kubur dalam rangkaian Perjalanan Akhirat.

Di Hadis Tirmidhi diriwayatkan bahwa Khulafaurossidin ke 3 Usman bin Affan selalu menangis ketika melihat kuburan sehingga jenggotnya basah air mata.

Seseorang bertanya:”ketika engkau mengingat Surga dan Neraka engkau tidak menangis.tapi saat melihat kuburan ,engkau menangis,mengapakah?”

Usman menjawab:”sesungguhnya aku pernah mendengar dari Rosululloh SAW bersabda:
“Liang kubur adalah awal perjalanan akhirat.jika seseorang selamat dari siksanya, maka selanjutnya akan lebih selamat lagi. Namun jika dia tidak selamat,maka siksa selanjutnya akan lebih kejam”

Maka kita yang masih sehat wal afiat ini supaya berhati-hati di dunia ini, jangan sampai kita kelak mati disiksa di alam kubur. Agar tidak disiksa kubur, maka ada beberapa yang harus kita tempuh:
1.Mati di hari jumat
2.Selalu membaca surat Mulk
3.Berdoa minta selamat dari siksa kubur

Nomer satu diatas,yaitu mati di hari jumat jelas tidak bisa kita rencanakan. Yang bisa kita usahakan adalah : membaca surat Mulk dan berdoa minta selamat dari siksa kubur.

Sebaliknya,kita harus mengetahui kenapa seseorang itu kelak disiksa di alam kubur.
Yang utama, kita harus menjawab pertanyaan malaikat :
1.Siapa Tuhanmu?
2.Apa agamamu?
3.Siapa Nabimu?

Meskipun saat di dunia ini kita hafalkan jawaban dari ketiga pertanyaan diatas, tapi kalau kita didunia ini tidak beribadah sesuai dengan Alquran dan Sunnah Nabi -Hadis, disana kelak kita tidak akan bisa menjawab pertanyaan tersebut.

Begitu kita tidak bisa menjawab, maka bumi langsung menyempit,kita diberi alas api,diberi hawa dari neraka dan dipukuli oleh malaikat dengan besi !

Sebaliknya, kalau kita bisa menjawab dengan betul, dan juga bisa menjaga dari najis, maka kita diberi alas dari surga, dan hawa dari Surga,lantas dikatakan: “nam sholihan” tidurlah yang nyenyak.

Kita tidur nyenyak di alam kubur dengan hawa dari Surga seakan-akan hanya sehari atau setengah hari sudah datang hari kiamat !

2.ALAM PEMBALASAN(YAUMUDDIN)

Disebut juga dengan kiamat ke 2 atau hari kebangkitan.

Rosululloh SAW bersabda di Hadis Muslim:

“Kemudian ditiuplah sankakala,maka tidak ada seorangpun kecuali akan mengarahkan pendengaran dan menjulurkan lehernya.tidak tersisa seorangpun kecuali dia mati.
Lalu Alloh menurunkan hujan seperti gerimis atau naungan,maka tumbuhlah jasad-jasad manusia karenanya.lalu ditiuplah sankakala ke 2. Tiba-tiba mereka bangkit dari kuburnya dalam keadaan menanti(apa yg akan terjadi)”

Alloh berfirman di surat Yasin:51

“Dan ditiuplah sangkakala maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya menuju ke Tuhan mereka”

Di hari pembalasan ini, matahari diturunkan menjadi satu jengkal. Ada yang kepanasan,ada yang keringatnya sampai keleher dan hampir menenggelamkannya.

HARI PEMBALASAN ini adalah Manusia dengan manusia dan manusia dengan binatang.
Misalkan:
*Kita dulu suku mengadu ayam, maka ayam yg dulunya kita adu akan menjadi ayam raksasa yang menggigiti,mencakari kita sampai berdarah-darah selama 50.000 tahun !

*kita dulu suku menganiaya orang,misal memukuli orang.
Maka disana, orang yg kita aniaya itu menjadi lebih kuat dan balas menganiaya,memukuli kita terus selama 50.000 tahun !

Itulah HARI PEMBALASAN.
Termasuk pula jika kita menyiksa pada binatang, atau juga ketika didunia,kita menggunakan siksaan Alloh pada binatang.
Misal kita membakar binatang hidup-hidup ataupun menggoreng ikan lele dalam keadaan masih hidup. Atau kita menyiram binatang dg air panas , maka disana kita ganti disiksa oleh para binatang .
Maka hati-hatilah.
Berbuat baik dan penuh kasih sayanglah kita pada semua binatang.
Lebih-lebih terhadap sessama manusia !

3.YAUMUL MAKSAR(hari dikumpulkan)

Bisa disebut sebagai Yaumul fasel, ataupun harinya orang-orang di pisah-pisah sesuai golongan/grup.
Bisa juga disebut sebaga hari penyisihan atau ELIMINASI.

Di fase ini, manusia di pilah-pilah menjadi DUA GOLONGAN BESAR:

1.Orang Iman
2.Orang Kafir

orang iman sendiri masih digolong-golongkan:
1.Masuk Surga tanpa hisap
2.Masuk Surga lewat hisab

Bagi orang-orang Iman yang tergolong pada golongan Masuk Surga tanpa Hisab,maka mereka langsung masuk ke dalam Surga.

Sedang golongan yang akan masuk Surga lewat Hisab, mereka akan segera berangkat ke stasiun atau Fase : Yaumul Hisab.
:

4.YAUMUL HISAB/ HARINYA HISABAN

Pada hari itu, setiap orang iman berdebar-debar menunggu giliran untuk dihisab amalnya satu -persatu.

Karena ,kalau amalnya dinilai kurang memenuhi syarat, maka dia harus masuk dulu ke dalam Neraka nantinya.

Amal baik dan buruk akan ditimbang satu-persatu.
Setiap orang iman menunggu giliran untuk menerima buku amal nya yang merupakan ‘raport’ nya selama hidup di dunia.
Kalau dia menerima RAPORT nya itu dengan tangan kanan,maka dia berhak berteriak kegirangan, karena berarti dia LULUS dan berhak melangkah ke fase berikutnya ,yaitu : Jembatan Neraka Jahanam !

Sebaliknya kalau dia menerima RAPORT dengan tangan kiri, maka GAGAL lah dia, dan dia harus berhenti disini untuk kemudian mengikuti Malaikat yang akan mengantarnya ke NERAKA dahulu.

Maka, hati-hatilah kita didunia ini. Marilah beramal sebanyak-banyaknya.
“Khasibu anfusakum,kobla antukhasabu”
:’hisablah/koreksilah dirimu, sebelum engkau di koreksi pada hari hisaban besok !’

Tentu saja amalan yang sesuai dengan Alquran dan Hadis.

Agar kita memperoleh kemudahan dalam hari hisaban besok, maka Rosululloh SAW memberikan beberapa amalan yang harus kita lakukan:

1.Selalu berdoa: “allohumma khasibni khisabayyasiro” artinya: “ya Alloh hisab lah kami dengan hisaban yang mudah”

2.Memperbanyak membaca Alquran
3.Menyempurnakan Wudu
4.Suka menolong teman
5.Membiasakan sholat malam
6.Memperbanyak sodaqoh
Dll

5.JEMBATAN DIATAS NERAKA JAHANAM

Bagi Orang-orang iman yang berhasil lolos pada seleksi di YAUMUL HISAB, maka mereka berangkat menuju JEMBATAN DIATAS NERAKA JAHANAM.

Rosululloh menerangkan bahwa Jembatan tersebut lebih kecil dari pada rambut .
Dan diatas jembatan ada besi pengait yang berputar-putar mencari mangsa.
Jembatan tersebut melintang diatas neraka Jahanam dan berujung pada Surga.
Maka barang siapa yang bisa melewati jembatan ,maka akan sampai ke Surga.

Di Hadis Bukhori Rosululloh SAW bersabda:

“Orang-orang iman yang menyeberangi jembatan bermacam-macam sesuai dengan amal ibadahnya didunia.
Ada yang melintas secepat kedipan mata. Ada yang melintas secepat kilat, secepat angin,secepat kuda pacuan yang kencang.ada pula yang melintas dengan menunggang Onta, melintas dengan berlari,dengan berjalan, dengan merangkak. Ada pula yang disambar oleh pengait besi sehingga terlempar ke Neraka.”

Nah, ada orang iman yang sudah lolos hisapan karena amalnya banyak, tapi ketika lagi enak-enak menyeberang jembatan ,dia diberhentikan oleh Malaikat atas perintah Alloh.

STOP ! Berhenti !

“Kamu dulu pinjam barang si B tapi tidak mengembalikan!”

“Kamu dulu mencuri sandal nya si A”

Maka,karena banyak kesalahan yang dia lakukan,maka pahalanya diambil si A dan si B untuk melunasi nya.
Karena banyak orang yang mengambil pahalanya, maka pahalanya habis, sehingga dosa -dosa orang lain dibebankan ke dia untuk melunasi dosa-dosanya.
Akhirnya dia keberatan,sehingga badannya limbung,akhirnya jatuh ke Neraka . Dia harus disiksa dulu sampai dosa-dosanya habis, baru bisa masuk ke Surga !

Ada lagi , orang iman yang sudah lolos dari Hari Hisaban ,tapi saat sedang menyeberang , dihentikan dan dicegat oleh AMANAT, yaitu familinya, paman-pamannya, anak-anaknya, saudara-saudaranya sendiri !

Anaknya protes:” ayah,kamu dulu membiarkan aku masuk neraka !”

Bapak:”aku sudah nasehati tapi kamu tidak mau beriman”

Anak:”kenapa ayah tidak menyeretku agar aku selamat?”
“Kenapa ayah tidak memukuli aku agar aku mau beriman?”

Itulah dialog antara anak dan bapaknya.
Juga akan terjadi dialog antara kita kelak dengan anak istri kita,dengan saudara dan famili kita.
Kalau saat ini kita tidak beramar maruf pada mereka, maka kita besok bisa gagal menyeberangi jembatan Neraka, karena dicegat oleh anggota keluarga kita yang tidak mau menjalankan ibadah sesuai Alquran dan Hadis.
Merekalah amanat kita yang harus kita ajak mengikuti ibadah seperti Rosululloh SAW.
“Ku anfusakum wa ahlikum naro”
“Jagalah dirimu dan keluargamu dari Neraka !”

Insaalloh cukup sekian,kurang lebihnya mohon maaf

Wassalamu alaikum Wr Wb
Ustadz Muslim Alfarizi

Konsultasi Alquran dan Hadis
Sms 087875806619
Insaalloh dibalas(mohon sabar antri)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: