Oleh: desaakhirat | 04/05/2013

KELUARGA SAKINAH

Assalamu alaikum Wr Wb

SAKINAH berarti: tenang, terhormat,aman,penuh kasih sayang.

MAWADDAH berarti:cinta dan kasih sayang yang membara/menggebu-gebu.
Lebih merujuk pada FISIK.

WAROHMAH berarti:WA =dan
ROHMAH=ampunan,anugrah,rahmat,karunia,rezeki. Ini adalah jenis kasih sayang yang lembut, merujuk pada suasana batin,yang memunculkan cahaya iman.

Jadi, KELUARGA SAKINAH,MAWADDAH WAROHMAH adalah:

KELUARGA yang semua anggota keluarganya merasakan cinta- kasih,aman,tentram,bahagia,terhormat,barokah,dihargai,dipercaya dan diberi rohmat oleh Alloh sebagai wujud dari manisnya keimanan.

Itulah keluarga impian , yang bisa terwujud karena campur tangan Alloh sebagai balasan dari praktek amalan yang selalu bersandar pada petunjuk Alloh dan Rosul Nya yang berupa Alquran dan Hadis.

Alangkah beruntungnya andaikata kita diberi karunia rumah tangga yang Sakinah,mawaddah,warohmah: Rumah tangga yang penuh dengan ketentraman dan kebahagiaan seperti kehidupan di Surga !

Di sisi sebaliknya, KENAPA KELUARGA BISA BABAK BELUR?

Salah satu penyebab utamanya : adalah karena rumah tangga tersebut KURANG ILMU AGAMA.

Sehingga visinya tidak jelas mau dibawa kemana. Kebanyakan hanya bertujuan duniawi saja, dimana alat ukur yang dipakai adalah Harta dan Kedudukan saja.

Karena alat ukur yang salah inilah sehingga menyebabkan cara menilainya pun menjadi salah.

Anak yang berpendidikannya tinggi dianggap sukses.
Bapak yang berpenghasilan rendah dianggap Gagal.
Hal ini terjadi karena kurang ilmu.

Rumah tangga tidak bisa dibangun hanya dengan uang .
Tapi ada yang jauh lebih penting daripada uang, yaitu Agama.

Sekaya apapun dia.
Setinggi apapun kedudukannya di perusahaan.
Tapi kalau tidak berlandaskan dengan Aturan-aturan Agama, maka hancurlah rumah tangga tersebut.

Dengan adanya aturan agama, maka kita bisa mengerti hak-hak dan kewajiban masing-masing orang tua, bapak,ibu,anak-anak.
Sehingga kalau bisa diterapkan, niscaya akan tumbuh rasa saling menyayangi,menghormati dan tolong menolong antara anggota keluarga sesuai dengan hak dan kewajiban nya masing-masing.
Alhasil, jadilah sebuah keluarga impian yang bahagia di dunia dan Akhirat.

Mari kita perhatikan firman Alloh di surat Albaqoroh:187

“Mereka (istrimu) adalah pakaian bagi kalian dan kalian adalah pakaian bagi mereka”

Suami dan istri adalah bagaikan pakaian dan badan, keduanya saling memerlukan satu sama lain,saling menutupi dan saling menjaga kehormatan nya.

Rosululloh SAW bersabda di Hadis Tirmidhi:

“Sebaik-baiknya kamu adalah orang yang paling baik terhadap istrinya, dan Aku(Nabi) adalah orang yang paling baik terhadap istri”

Jika seorang suami menerapkan sabda Nabi diatas, niscaya tidak akan ada lagi kekerasan didalam rumah tangganya.
Hanya kasih sayang dan cinta yang menyelimuti keluarga tersebut.

Selanjutnya mari kita perhatikan dasar-dasar tujuan yang seharusnya diraih seorang suami menikah dan membentuk sebuah keluarga, lewat firman Alloh di surat Ar Rum:21

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaannya ialah Dia menciptakan untukmu Istri-Istri dari jenismu sendiri supaya kamu condong/senang dan merasa tentram kepadanya dan Dia (Alloh) menjadikan
Diantara kalian rasa kasih sayang”

jadi ,kasih sayang lah tujuan utama dari berumah tangga. Dalam keadaan apa saja,kaya,miskin,senang,susah, tetap kita kedepankan rasa kasih dan sayang diantara anggota keluarga.

BAGAIMANAKAH CARA MEWUJUTKAN KELUARGA YANG SAKINAH,MAWADAH,WARAHMAH ?

PERTAMA:

Kita niati perkawinan kita ini adalah semata-mata menjalankan perintah Alloh dan Rosul serta untuk menghindari Zina.

KEDUA:

Komitmen untuk meletakkan landasan bangunan rumah tangga diatas aturan agama yang berdasarkan Alquran dan Hadis.
bukan membangun keluarga diatas lahan kosong.

Konsekwensinya, kita sama-sama saling menguatkan untuk berlomba ngaji/mencari ilmu Alquran dan Hadis secara rutin dan berkesinambungan serta mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

Termasuk pula membentuk tradisi saling
Mengingatkan jika ada yang bermalas-malasan dalam mencari ilmu agama/ngaji dan juga mengingatkan jika ada yang malas mengamalkannya.
Kita tumbuhkan sunnah untuk saling menasihati, menghobikan membaca Alquran, hobi mendengarkan nasihat, hobi berdhikir dan hobi dalam segala yang baik-baik,termasuk sholat dan doa malam, sholat duha,sholat tasbih,infak sodaqoh dll.

KETIGA:

Suami dan Istri saling mengerjakan hak dan kwajiban masing-masing dengan penuh kegembiraan. Demikian juga dengan anak-anak pun bisa mengerjakan hak dan kewajiban mereka masing-masing.

KEEMPAT

Suami-Istri saling mengenali kelebihan dan kekurangannya masing-masing, saling menghargai, saling menghormati, saling membutuhkan ,saling melengkapi kekurangan masing-masing, saling tolong menolang dan saling percaya mempercayai.
Demikian juga dengan seluruh anggota keluarga yang lain.

KELIMA:

Banyak berdoa kepada Alloh agar diberi anugrah keluarga yang Sakinah, Mawadah,Warohmah.

KEENAM:

JIka ada perselisihan, maka berkomitmen untuk menyelesaikannya secara musawarah, saling mengalah,rebutan ngalah dan tidak menang-menangan serta dalam koridor Agama .

Jika semua sudah dijalankan dengan sebaik-baiknya,maka insaalloh akan terbentuk budaya yang mengarah pada Sakinah,Mawadah,Warahmah yaitu:

1.Selalu condong pada Agama

2.Yang muda menghormati yang tua, dan yang tua menyayangi yang muda.

3.Sederhana dan rendah hati

4.Santun dalam bergaul/akhlakul karimah

5.Selalu intropeksi diri

6.Selalu bersukur atas rezeki Alloh

7.Suami-Istri yg Shalih dan Shalihah

8.Anak-anak yg Shalih dan Shalihah

9.Dekat rezekinya

Insaalloh cukup sekian,kurang lebihnya kami mohon maaf

Alhamdulillah jazakumullohu khoiro
Wassalamu alaikum Wr Wb
Ustadz Muslim Alfarizi

Konsultasi Alquran dan Hadis
Sms 087875806619
Insaalloh dibalas(mohon sabar antri)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: