Oleh: desaakhirat | 25/05/2013

IBADAH HAJI : BAGI YANG MAMPU TAPI TIDAK HAJI MAKA WAJIB MASUK NERAKA

Assalamu alaikum Wr Wb

IBADAH HAJI bukan hanya agar kita mendapat panggilan PAK HAJI atau IBU HAJI saja.

Tapi lebih dari itu.
IBADAH HAJI ternyata WAJIB DIKERJAKAN bagi setiap Muslim yang mampu.

MAMPU adalah punya bekal yaitu harta yang cukup untuk membayar ongkos naik Haji dan tubuh yang Sehat yang memungkinkan untuk berangkat Haji.

Inilah dalil-dalil yang menyatakan bahwa IBADAH HAJI itu wajib bagi setiap muslim yang MAMPU:

1.Sabda Rosululloh SAW di Hadis Nasai:

“Innalloha azza wajalla qod’ farodo alaikumul khajja ”

Artinya:
“Sesungguhnya Alloh yang maha mulya dan Agung sungguh-sungguh mewajibkan kepada kalian ibadah Haji”

2.Sabda Rosululloh SAW di Hadis Ahmad:

“Ta-ajjalu ilal khajji ya’nil faridota fainna akhadakum layad’ri maya’ridu lahu”

Artinya:
“Cepat-cepatlah melaksanakan ibadah haji ,yaitu haji yang wajib (haji yang pertama), karena sesungguhnya salah seorang diantara kamu tidak akan mengetahui apa yang akan merintanginya”

3.Alloh berfirman:

“Walillahi alannasi khijjul baiti manis tatoa ilaihi sabila”

Artinya:
“Sesungguhnya Alloh mewajibkan Ibadah Haji di Kakbah bagi setiap orang yang mampu jalannya”

Di Hadis Riwayat Ibnu Jarir, para Sohabat bertanya: “ya Rosulullohi mas sabil ?”
“Ya Rosul, apa maksud “jalannya?”

Rosul menjawab:”azzadu warrokhilatu”
“Bekal( harta) dan kendaraan”

Jika punya KEMAMPUAN untuk berangkat Haji, tapi tidak mau berangkat Haji, maka hukum nya adalah sangat mengerikan.

Mari kita perhatikan dalil-dalil dibawah ini:

4.Sabda Rosululloh SAW di Hadis Tirmidhi:

“Man malaka zadan warokhilatan walam yakhujju baitalloh fala yarudduhu mata yahudiyyan au nasroniyyan”

Artinya:
“Barang siapa yang punya bekal dan kendaraan(mampu berangkat Haji) tapi TIDAK BERANGKAT HAJI, maka jika dia mati, matinya Yahudi atau mati Nasrani”

Mati Yahudi atau Mati Nasrani adalah MASUK NERAKA.

5.Sabda Kholifah Umar Bin Khottob di Hadis Riwayat Abu Bakar Al ismail:

“Man atokol khajja falam yakhujja fasawaun alaihi mata yahudiyyan au nasroniyyan”

Artinya:
“Barang siapa yang kuat berangkat Haji tapi tidak Haji maka sama dengan mati Yahudi atau mati Nasroni”

KESIMPULAN:

1.IBADAH HAJi ini hukumnya WAJIB bagi yang MAMPU. Sama wajibnya dengan SHOLAT 5 WAKTU dan PUASA ROMADHAN.

2.Barang siapa yang mampu berangkat Haji, tapi tidak berangkat Haji, kemudian mati, maka matinya sama dengan MATI YAHUDI atau MATI NASRONI yaitu MASUK NERAKA, meskipun dia mengerjakan sholat 5 waktu dan rajin mengerjakan amalan-amalan ibadah seperti banyak dhikir, shodaqoh,zakat ,puasa, sholat tahajud,sholat tasbih dan seterusnya….

SEKARANG MARI KITA LIHAT APA SIH KEFADOLAN DARI IBADAH HAJI ?

6.Di Hadis Bukhori, rosululloh saat itu ditanya oleh Shohabat:

“Amal ibadah apakah yang paling afdol?”
Rosul:”beriman kepada Alloh dan RosulNya”

Shohabat:”kemudian apa? ”
Rosul :”jihad fisabilillah ”
Shohabat:”kemudian apa?”
Rosul: “Haji yang Mabrur”

7.Rosululloh SAW bersabda di Hadis Bukhori:

“Barang siapa yang mengerjakan ibadah Haji dan dia tidak berkata-kata seronok dan tidak pula melakukan perbuatan dosa/kefasikan, maka dia akan pulang dengan keadaan bersih dari dosa-dosanya seperti pada saat dia dilahirkan Ibunya”

8.Sabda Rosul SAW di Hadis Bukhori:

“Antara umroh yang satu dengan umroh yang berikutnya itu akan menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan diantara keduanya. Dan Haji Yang Mabrur tidak ada balasan baginya melainkan SURGA ”

9.Sabda Rosul SAW di Hadis Ahmad:

“Haji Mabrur tidak ada balasannya kecuali SURGA”

10.Di Hadis Bukhori ,dari Aisyah dia berkata:

“Ya Rosululloh kami melihat bahwa berjihad adalah amalan yang paling utama. Apakah kami (wanita) tidak berjihad ? ”

Rosul:”tidak. jihad yang paling utama adalah Haji Mabrur ”

11.Di Hadis Ibnu Majah,Aisyah bertanya ke Rosululloh SAW:

“Ya Rosullulloh apakah ada kewajiban berjihad bagi kaum wanita?”

Rosul: “ya. Bagi wanita adalah jihad yang tidak berperang,yaitu Haji dan Umroh”

12.Rosululloh SAW bersabda :

“Jihad bagi orang tua, orang yang lemah dan wanita adalah Haji dan Umroh ”

13.Sabda Rosululloh SAW di Hadis Ibnu Majah:

“Orang yang berperang fisabilillah, orang yang Haji, Orang yang Umroh adalah TAMU ALLOH.Alloh memanggil mereka, maka merekapun datang menjawab panggilan Nya. Dan mereka berdoa pada Nya maka Alloh mengabulkannya ”

14.Diriwayatkan dalam sebuah Hadis:

“Ketika seseorang sedang wukuf bersama Nabi di padang Arafah, tiba-tiba dia dijatuhkan oleh onta yang dikendarainya,sehingga mematahkan lehernya,maka Rosululloh SAW bersabda:

“Mandikanlah dia dengan air dan daun bidara, kafanilah dia dengan dua helai kain Ihram nya dan janganlah menutup kepalanya serta jangan diberi wangi-wangian pada nya, karena sesungguhnya dia akan dibangunkan di hari Kiamat dalam keadaan mengucapkan Talbiyah ”

15.Sabda Rosul SAW di Hadis Thabrani:

“Adapun keluarmu dari rumah untuk berhaji di Baitulloh maka setiap langkah hewan tungganganmu akan Alloh catat sebagai satu kebaikan dan menghapus satu kesalahan. Sedang wukuf di Arofah maka Alloh turun kelangit dunia lalu Alloh bangga-banggakan orang-orang yang berwukuf dihadapan para Malaikat”

16.Sabda Rosul SAW di Hadis Nasai dan Tirmidhi:

“Ikutkanlah Umroh kepada Haji karena keduanya akan menghilangkan kefakiran (kemiskinan) dan berbagai dosa sebagaimana tungku pandai besi menghilangkan karat yang ada di besi, emas dan perak. Dan tidak ada pahala bagi Haji Mabrur kecuali Surga…..”

17.Sabda Rosululloh SAW:

” Bahwa sholat di Masjidil Haram pahalanya lebih utama dari pada sholat 100.000 x di masjid lain. Begitu pula berdhikir, berdoa dan shodaqoh”

SANGAT LUAR BIASA BUKAN ?

JADI, BAGI YANG MAMPU , BERANGKATLAH HAJI SESEGERA MUNGKIN, MUMPUNG KITA MASIH DIBERI UMUR PANJANG,DIBERI KESEHATAN, DIBERI KEMAMPUAN dan DIBERI KESEMPATAN ……..

MAUKAH KITA???

BEGITU JUGA DENGAN YANG SUDAH PERNAH BERANGKAT HAJI, MARILAH SESERING MUNGKIN KITA SILATURRAHIM BERTAMU PADA ALLOH.

18.Sabda Rosul SAW di Hadis Tabrani(hadis Qudsi):
Alloh berfirman:
“Sesungguhnya seorang hamba yang telah kusehatkan tubuhnya, kulapangkan rezekinya, namun dia tidak datang lagi kepadaku setelah berlalu 4 tahun atasnya,benar-benar dia orang yang diharamkan(dari kebaikan)”

19.Rosul SAW bersabda di Hadis Ibnu Hibban (hadis Qudsi):

“Sesungguhnya Alloh berfirman:sesungguhnya seorang hamba yang telah kusehatkan jasadnya dan kulapangkan penghidupannya ,telah berlalu 5 tahun atasnya dia tidak datang pada Ku, benar-benar dia seorang yang diharamkan (dari kebaikan)”

Sekarang, kita menunggu apa lagi?

Kalau kita punya rumah bernilai ratusan juta rupiah.
Juga punya mobil bernilai ratusan juta rupiah.

Pantaskah kalau kita belum bertamu pada Alloh???

Insaalloh cukup sekian , kurang lebihnya kami minta maaf.

Alhamdulillah jazakumullohu khoiro
Wassalamu alaikum Wr Wb
Ustadz Muslim Alfarizi

Konsultasi Alquran dan Hadis serta manasik Haji dan pahalanya.
Sms 087875806619
Insaalloh dibalas(mohon sabar antri)


Responses

  1. Thanks oom…..infonya sangat membantu.
    Saya tertarik dengan hadits : yang mampu tapi nggak Haji, matinya seperti Nasrani atau Yahudi

  2. Pada suatu hari, dalam suatu majelis, seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai, Rasulullah. Apakah hanya orang-orang ahli ibadah saja yang akan masuk surga?”
    Dengan tegas Rasulullah menjawab, “Tidak. Sesungguhnya, seseorang itu masuk surga bukan semata-mata karena ibadahnya, melainkan karena ketulusan cintanya kepada Allah.”
    Penasaran, orang itu bertanya lagi, “Apa itu berarti… hanya para aulia dan alim-ulama saja yang akan masuk surga?”
    Rasulullah kembali menegaskan, “Tidak, bukan begitu. Karena sesungguhnya telah ada seorang pelacur yang masuk ke surga.”
    Keruan saja semua yang hadir di majelis itu jadi kaget dan bertanya-tanya. Maka Rasulullah lalu menceritakan mengenai pelacur itu.
    Suatu hari, di tengah suatu musim kemarau yang amat kering, tutur Rasulullah, ada seekor anjing liar yang hampir mati kehausan. Anjing ini amat buruk rupanya dan penuh kudis badannya. Karena amat hausnya, anjing itu sampai menjilat-jilat tanah lembab di depan rumah seorang ulama terkenal. Melihat makhluk menjijikkan itu, si ulama segera mengusirnya dan bahkan melemparinya dengan batu.

    Anjing itu lari ketakutan sampai ke luar desa, dan akhirnya – karena lelah dan kehausan – hewan malang itu ambruk di pinggir sumur. Nampaknya, tak ada harapan lagi buat anjing itu. Dia pasti mati kalau tidak segera mendapatkan minum. Namun di saat kritis itu, lewat seorang pelacur. Ia melihat anjing itu, terbaring putus asa dengan lidah terjulur dan napas tersengal-sengal, dan ia merasa iba. Maka, ia lalu melepas terompahnya (alas kakinya) dan merobek gaunnya. Dengan sobekan gaun dan terompah itu ia lantas membuat timba untuk mengambil air dari sumur, lalu memberi anjing itu minum.

    Setelah puas minum, anjing itu sehat kembali dan lantas pergi. Si Pelacur merasa gembira melihat anjing itu tidak jadi mati kehausan. Melihat apa yang telah diperbuat oleh hamba-Nya yang pelacur itu, Allah mengatakan kepada malaikatnya: “Catatlah hamba-Ku itu. Dia adalah salah satu hamba-Ku yang akan masuk surga pertama.”
    “Subhanallah…!” puji orang-orang yang hadir dalam majelis itu, dengan harapan baru tumbuh dalam hati mereka akan kasih sayang Allah.
    Dan kita… apa yang telah kita lakukan sehingga kita punya harapan untuk layak memperoleh anugerah sehebat itu dari Allah?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: