Oleh: desaakhirat | 15/06/2013

MEMBACA ALQURAN DAN SHOLAT DI KUBURAN

Assalamu alaikum Wr Wb

Rosululloh SAW selama hidupnya, tidak pernah sekalipun melakukan sholat ataupun membaca Alquran di kuburan.

Demikian juga dengan para Khulafaurosyidin mulai Abu Bakar,Umar,Usman maupun Ali, tidak pernah juga sholat dan membaca Alquran dikuburan.

Maka ,kita sebagai orang islam sejati, seharusnya mengikuti semua tingkah laku beliau Rosululloh SAW dan para Khulafaurasyidin tersebut.

Di Hadis Muslim, Rosululloh SAW bersabda:

“Janganlah menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya Syeitan itu lari dari rumah yang dibacakan Alquran”

Dari hadis diatas, menunjukkan dengan jelas bahwa rumah yang tidak pernah dibacakan Alquran berarti sama dengan kuburan.
Ini berarti Kuburan adalah tempat yang tidak pernah (tidak boleh) dibacakan Alquran.

Di Hadis Bukhori,Rosululloh SAW bersabda:

“Jadikanlah sholat kalian di rumah.dan jangan jadikan rumahmu seperti kuburan”

Hal ini berarti, rumah yang tidak pernah dipakai sholat berarti sama dengan kuburan.
Artinya, kuburan adalah bukan untuk sholat !

Di Hadis Abu Dawud no 2758, diriwayatkan bahwa Sesaat setelah memakamkan seorang sahabat yang meninggal dunia,Rosul beranjak pergi seraya bersabda:

“Mintakanlah ampun kepada Alloh untuk saudara kalian dan mintalah kekokohan(dalam menjalani pertanyaan kubur),karena saat ini dia sedang ditanya”

Jadi ,Rosul hanya memerintahkan kepada sanak keluarganya agar si mayat didoakan pengampunan dan bisa lancar menjawab pertanyaan kubur saja.
Tidak ada perintah untuk membacakan Alquran kepada si mayat .

Mari kita perhatikan jawaban Mufti Kerajaan Saudi Arabia Syaikh Abdul Azis Bin Abdillah Bin Baz Rahimahulloh saat ditanya:

“Apakah membaca Alquran disisi Kubur termasuk amalan yang tidak ada tuntunannya? ”

Beliau menjawab:
“Membaca Alquran disisi kuburadalah termasuk suatu amalan yang tidak ada tuntunannya,sehingga tidak boleh dilakukan.demikian juga sholat disisi kubur juga tidak boleh,karena Rosul SAW tidak pernah mengerjakannya.juga para Khulafaurosyidin tidak pernah melakukan itu”

Syaikh Abdul Azis menambahkan:
“Sekali lagi, pegangan kita dalam beribadah adalah dalil di Alquran dan As Sunnah(Hadis). Adapun perkataan Ibnul Qoyyim dan sebagian Ulama lainnya(yang membolehkan baca Alquran di Kuburan) tidak bisa dijadikan sandaran. Hendaknya kita berpegang pada Alquran dan As Sunnah. Amalan yang menyelisihi keduanya adalah bukan tuntunan Rosululloh SAW.”

Firman Alloh di surat An Nisa:59

“Kemudian jika kamu berselisih pada sesuatu, maka kembalikanlah pada Alloh(Alquran) dan Rosul(sunnahnya)”

Insaalloh cukup sekian,kurang lebihnya kami minta maaf

Alhamdulillah jazakumullohu khoiro
Wassalamualaikum Wr Wb
Ustadz Muslim Alfarizi

Konsultasi Alquran dan Hadis
Sms 087875806619
Insaalloh dibalas(sabar antri)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: