Oleh: desaakhirat | 17/06/2013

SHOLAT KHUSYU’

Assalamualaikum Wr Wb

Para jamaah yang dimulyakan Alloh.
Di surat Almuminun ayat 1 dan 2,Alloh berfirman:

“Qod’ af lakhal mu’minun.alladhina hum fi solatihim khosiun”

Artinya:
“Sungguh beruntung orang-orang beriman. Yaitu orang-orang yang khusu’ dalam sholatnya”

Dari kedua ayat tersebut jelas bahwa kalau kita mengaku orang iman,maka seharusnyalah kita berusaha agar sholat kita khusyu’.

Dan jika kita belum bisa sholat dengan khusyu’, maka seharusnya kita bertanya pada diri kita sendiri:
Masih layakkah kita mengaku sebagai orang beriman yang benar-benar beriman? Astaghfirulloh……

Bagaimana caranya agar kita bisa sholat dengan khusyu’ ?

Apakah mata kita dipejam-pejamkan agar kita tidak bisa melihat apa-apa?

Apakah telinga kita harus dituli-tulikan agar kita tidak mendengar apa-apa?

Orang yang harus kita teladani dalam kekhusu’ an sholat adalah Rosululloh SAW

Bagaimanakah Beliau sholat?

Di dalam Hadis diriwayatkan bahwa suatu ketika sehabis sholat Beliau berkata:

“Rencananya aku mau membaca surat yang panjang.tapi aku mendengar bayi menangis sehingga aku mengganti dengan surat yang pendek agar tidak memberatkan bagi si Ibu bayi”.

Berarti selama sholat Beliau mendengar suara-suara yang ada disekitar dan tidak mengganggu kekhusyu’ an sholat.

Dan di Hadis Tobrani ,Rosululloh SAW tidak menyarankan seseorang yang sedang sholat untuk memejamkan matanya. Biarkan mata tetap terbuka,tidak perlu dipejam-pejamkan.

Jadi bagaimana agar kita bisa khusyuk?

Misalnya kita dipanggil menghadap ke Presiden.
Ketika sedang diajak bicara oleh Beliau, maka rasa hormat kita akan mencegah kita dari fikiran melamun dan tidak fokus.

Nah ketika kita sedang sholat, rasakanlah bahwa kita sedang berbicara dengan Alloh yang harus kita hormati dan agungkan. Dengan demikian untuk bisa khusu’,sudah seharusnya kita menghayati setiap kata dan kalimat yang kita baca sepanjang sholat.
Agar bisa menghayati setiap kata dan kalimat, maka kita harus tahu makna dan arti dari bacaan sholat tersebut.

Kalau rasa ini hilang,itulah yang bisa membuat fikiran kita jadi melamun,nglambrak kemana-mana dan tidak fokus. Malah kadang-kadang lupa pada rokaatnya.

Misalnya lagi,sebenarnya Sang Presiden memanggil kita itu karena Beliau ingin menawarkan pada kita suatu jabatan.
Tapi karena selama pembicaraan dengan Beliau kita kelihatan tidak fokus, malah berani “angop” didepan Presiden, maka pasti Beliau mencoret pencalonan kita.
Karena kita dianggap”kurang menghargai” bahkan “menghina” Beliau.

Di dalam Hadis Rosululloh SAW bersabda:

“Disaat kamu sholat,maka anggaplah kamu melihat Alloh yang berada didepan kamu,atau jika kamu tidak melihatNya, maka anggaplah Alloh melihat dan mengawasi kamu”

Jangan-jangan selama ini Rahmad Alloh pun terhalang kepada kita karena kita dianggap “sok sibuk”, masih selalu memikirkan hal-hal lain meskipun ditengah-tengah sholat.

Jadi ,sisihkanlah dulu fikiran-fikiran yang lain selama sholat dan fokuslah kepada Alloh untuk memohon agar Alloh memberi kita rahmad,pertolongan dan perlindungan.

Insaalloh cukup sekian,kurang lebihnya kami minta maaf sebesar-besarnya.

Alhamdulillah jazakumullohu khoiro
Wassalamualaikum Wr Wb
Ustadz Muslim Alfarizi

Konsultasi Alquran dan Hadis
Sms 087875806619
Insaalloh dibalas(sabar antri)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: