Oleh: desaakhirat | 15/04/2012

JALAN KE SURGA PART 2

Assalamualaikum wr wb,
Pada tulisan terdahulu,telah Kami terangkan bahwa jalan ke Surga itu mempunyai 3 kunci untuk menggapainya.

Kunci pertama:mencari ilmu

Kunci kedua :mengamalkan ilmu

Kunci ketiga :membela agama

Setelah kemarin kita membahas kunci Surga pertama:mencari ilmu, kini kita akan bahas kunci Surga kedua yaitu:MENGAMALKAN ILMU

Di dalam surat Azzukhruf ayat 73, sangat jelas Alloh berfirman :”watilkal jannatullati uristumuha bima kuntum ta’malun”
Artinya:”demikian itu surga diwariskan bagi orang yang mau mengamalkan(ilmunya) ”

Jadi setinggi dan sehebat apapun ilmu(agama) seseorang,tapi kalau tidak diamalkan maka tidak akan bisa digunakan untuk membuka pintunya surga.

Dalam QS Al An am:132 Alloh berfirman:” Walikullin darojatummimma amilu.wama robbuka bighofilin amma ya’malun ”
Artinya :”Setiap derajat (disurga) itu tergantung dari pengamalannya.dan Tuhan mu(Muhamad) tidak akan lupa pada pengamalan mereka”

Ditegaskan pula oleh Rosululloh SAW di HR.Muslim :”Innalloha layandhuru ila suwarikum wa amwalikum walakin yandhuru ila kulubikum wa a’malikum ”

Artinya:”sesungguhnya Alloh tidak melihat pada rupa/penampilan dan harta kalian.tapi Alloh melihat pada HATI dan PENGAMALAN kalian ”

Disini jelas Alloh tidak melihat seseorang dari kekayaan,kedudukan,jabatan,kecantikan,ketampanan,memakai peci yang bagus,memakai sarung,sajadah,topi haji yang indah,sorban,baju gamis,jubah,atau mungkin wajah bertampang arab,berjenggot panjang,dahinya hitam hitam,dan sebangsanya.
Tapi Alloh melihat seseorang itu dari HATINYA(karena Alloh atau tidak) dan PENGAMALAN nya !

Meskipun orang itu hitam,kecil,kurus,pendek,pesek ,bahkan dicoba cacat tubuhnya,miskin lagi, tapi kalau hatinya karena Alloh,dan pengamalannya banyak(getol dalam mengamalkan ilmunya) maka orang seperti itulah yang DIMULYAKAN oleh ALLOH, meskipun didunia nya dia dipandang sebelah mata oleh manusia.

Dalam surat attur ayat 17,Alloh berfirman: “innama tuj’zauna makuntum ta’malun ”

Artinya: “semua yang kalian kerjakan akan dibalas oleh Alloh ”

Dalam surat Fusilat ayat 46 Alloh berfirman :”Man amila solikhan falinafsih waman asa- a fa- alaiha”

Artinya :”barang siapa beramal baik,maka beruntung bagi dirinya.barang siapa yang beramal jelek,maka rugi bagi dirinya sendiri ”

Bahkan bagi orang yang pandai ilmu agamanya tapi pengamalannya hanya sedikit,maka dia mendapat ancaman dari Alloh :

1.QS:Sof :3 “ya ayyuhalladhina amanu lima takuluna ma lataf alun ”
Artinya: “hei orang iman kenapa kamu bisa bicara(nasehati orang lain) tapi tidak bisa mengamalkan ”

2.Masih dalam surat dan ayat yang sama,sof ayat 3 :”kaburo maq’tan indalloh antaqulu mala taf-alun ”
Artinya : “besar seksanya bagi orang yang bisa bicara tapi tidak bisa mengerjakan ”

3.” Ata’murunannasa bil birri watansauna anfusakum wa antum tat lunal kitab.afala ta’qilun “(QS.Al baqoroh:44).
Artinya:
“Apakah kamu perintah kebaikan terhadap manusia ,tapi kamu sendiri lupa ?? Apakah tidak berpikir kamu? ! ”

Jadi dapat kita simpulkan bersama bahwa MENGAMALKAN ILMU yang telah kita miliki adalah PENENTU DERAJAT kita di Surga kita kelak.
Sebaliknya, ilmu yang tidak diamalkan, selain tidak mendapat pahala(surga), juga terancam seksa Alloh yang pedih (neraka).

Bagaimana cara mengamalkan ilmu?
Ada 2 macam mengamalkan ilmu yang harus kita kerjakan yaitu:

1. Mengajarkan ilmu yang telah kita pelajari kepada orang lain .Rosululloh SAW bersabda :”ta allamul ilma wa allihumunnasa…..”
Artinya :
“Belajarlah kalian pada ilmu,dan ajarkanlah pada manusia..”

Bagi kita yang mengajarkan ilmu (agama),maka kita akan mendapatkan dibawah ini:
“Man allama ilman falahu aj’ru man amila bihi.la yanqusu min aj’ril amil ”
(HR.Ibnu Majah) Artinya:
“Barang siapa yang mengajar ilmu maka dia mendapatkan pahalanya orang yang mengamalkan ilmu tersebut tanpa mengurangi pahalanya orang yang mengamal tersebut ”

2. Mengamalkan ilmu yang sudah kita dapatkan untuk kita terapkan /amalkan dalam praktek sehari hari.misalkan ilmu sholat,ilmu puasa,zakat,budipekerti,dan ilmu ibadah yang lainnya yang ada di Alquran dan Hadis yang harus kita terapkan dalam keseharian kita hidup didunia ini.

Semakin banyak amal baik kita,maka semakin mantap pula langkah kaki kita menuju pintu Surga.
Sebaliknya,semakin malas kita mengamalkan ilmu,maka semakin sedikit kesempatan kita menjadi penghuni Surga.

Coba kita perhatikan dialoq antara Nabi Adam dengan Alloh.
Nabi Adam:”berapa orang dari anak turunku yang akan engkau jadikan penghuni neraka ??”
Alloh :”Untuk setiap SERIBU anak adam aku minta 999 orang untuk menjadi penghuni neraka !”

Astaghfirulloh… Betapa mengerikannya…!

Sudah siapkah kita berkompetisi dengan 1000 orang untuk menjadi yang terbaik dalam ibadah???

Karena mau tidak mau kita harus jadi yang nomor satu diantara 1000 manusia yang lainnya.
Jika tidak?
Kita sudah tahu jawabnya!
Wallohu a’lam.

Alhamdulillah jazakumullohu khoiro
Wassalamualaikum Wr Wb.

Ustadz Muslim Alfarizy
Konsultasi Alquran dan Hadis
Sms 087875806619
Insaaloh dibalas(sabar antri)


Responses

  1. Dalam surat attur ayat 17,Alloh berfirman: “innama tuj’zauna makuntum ta’malun “

    Artinya: “semua yang kalian kerjakan akan dibalas oleh Alloh

    Mohon d ralat boss, itu ada pada surat 66:7 (attahrim:7)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: